Monday, April 10, 2017

Branding Pesona Indonesia sebagai Upaya Memajukan Pariwisata

Indonesia, itulah negara kita tercinta, negeri kepulauan dengan sejuta potensi yang ada. Namun sayangnya masih banyak dari potensi-potensi tersebut yang belum tergarap secara maksimal, yang andaikata dikelola dengan baik dan benar akan dapat menambah pemasukan bagi negara. Dari sekian banyak potensi tersebut, ada satu potensi penting saat ini yang mulai digarap secara serius oleh pemerintah, yaitu potensi pariwisata. 
Berbicara mengenai pemasukan bagi negara dari sektor pariwisata berarti kita berbicara mengenai peningkatan  jumlah kunjungan wisatawan, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan hal ini, yaitu antara lain ; meningkatkan kwalitas dan kuantitas fasilitas/sarana dan prasarana, keasrian dan kelestarian, menjaga keasrian dan kelestarian, menjaga keamanan dan kenyamanan objek wisata dan lain sebagainya. Satu hal yang tak kalah penting terkait dengan upaya peningkatan tersebut adalah penciptaan branding yang baik dan tepat sasaran.
Tarian Selamat Datang dalam Rangkaian Pembukaan
Terkait dengan hal tersebut, guna meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan mensinergikan implementasi Branding Pesona Indonesia antara pusat dan daerah, 1 (satu) minggu yang lalu tepatnya pada tanggal 03 April 2017, Kementerian Pariwisata melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara mengadakan Bimtek Branding Pesona Indonesia bertempat di Hotel Kila Senggigi Beach Lombok. Selain dihadiri para pemangku kebijakan dari dinas terkait, hal yang menarik dalam acara ini adalah hadirnya  perwakilan Genpi (Generasi Pesona Indonesia) dari 6 (enam) provinsi yang berbeda yaitu NTB, Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sumatera Barat. 
Lap.Panitia oleh Bpk Hariyanto
Setelah laporan dari Bapak Hariyanto (Plt. Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara) selaku ketua panitia yang memberikan gambaran umum mengenai kebijakan pemasaran pariwisata nusantara, acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari H. Lalu M, Faozal, M.Si (Kadisbudpar Provinsi NTB). Dalam kesempatan kali ini, terkait dengan materi Pengembangan Pariwisata NTB sebagai Destinasi Wisata Halal, Kadisbudpar Prov. NTB mengutarakan mengenai capaian-capaian yang telah berhasil dilakukan dan hal-hal apa yang akan dilakukan ke depannya.
Materi ketiga tentang Creative Strategic for Tourism Acceleration disampaikan oleh Taufan Rahmadi (Tim Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Prioritas Kawasan Mandalika) yang memaparkan tentang beberapa strategi kreatif yang telah membuahkan hasil dan strategi selanjutnya yang akan dilakukan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi ke-4 oleh Dr. Hamsu Hanafi, MM selaku Direktur Poltekpar Negeri Lombok tentang Eksistensi dan Peran Poltekpar Negeri Lombok sebagai Institusi Pendidikan Kemenpar.
Materi utama terkait dengan Branding Pesona Indonesia disampaikan oleh Budi Rizanto Binal, dalam kesempatan kali ini beliau menyampaikan bahwa, betapa Branding menjadi suatu hal yang sangat penting. Branding bertujuan untuk membangun kehadiran yang signifikan dan menciptakan perbedaan di pasar untuk menarik dan mempertahankan pelanggan setia, dengan kata lain branding adalah salah satu untuk membuat ikatan emosional antara brand dengan konstituennya. 
Berbicara mengenai perbandingan branding yang dilakukan oleh negara kita dan negeri tetangga, beliau menyuguhkan tayangan promosi wisata dari negara tetangga tersebut kemudian di compare dengan tayangan wisata dari negeri kita. Jujur, saat itu saya terenyuh sekaligus miris, betapa branding negara tetangga tersebut sangat menyentuh, dan yang kita miliki masih standar saja. Kesimpulannya adalah apa yang diupayakan oleh negara kita dalam hal promosi wisata masih kurang maksimal. Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini akan timbul upaya-upaya yang lebih maksimal dari Pemerintah, Pelaku/Penggiat pariwisata, Masyarakat pada umumnya dalam memperkenalkan dan mempromosikan potensi-potensi wisata yang ada. Aamiin Yaa Rabb.
Suasana Bimtek








14 comments:

  1. jangan pakai foto saya donk....hadehhhh...gak bunsal gak Iqbal pakai foto saya...hoamz...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf ini siapa ya..??? 😂

      kebetulan aja posisi duduknya brhadapan mbak ☺

      Delete
    2. Hahhahaa, ini namanya pemotretan tanpa ijin.. wkwk

      Delete
    3. kena pasal brarti bang 😂

      Delete
  2. Seeepppp...sukses dengan branding wisatanya yah...

    ReplyDelete
  3. attitude masyarakat adalah kunci kemajuan wisata Lombok. Branding saja tidak cukup. :)

    ReplyDelete
  4. semoga brandingnya bisa terus memperkenalkan Lombok lebih luas lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin Yaa Rabb.. trimakasih sudah mampir

      Delete
  5. Negara tetangga Brandingya lebih mengena dan enak didengar dan sangat mudah diingat. Entah kenapa, negara kita kesulitan sekali membuat branding, atau mungkin belum terjadi kerja-sama yang kuat antar lembaga atau mungkin anak mudah yang kreatif belum dilipatkan. Atau mungkin pariwisata masih dianggap hal yang aneh, karena kan membuat budaya lokal tergerus.
    Keamanan dan memelihara lingkungan harus lebih digalakan. Lebih ramah terhadap tamu ,jangan suka main getok harga.

    ReplyDelete