Sunday, March 3, 2019

Launching 7 seater Blue Bird, Moda Baru Sebagai Harapan Baru



Moda transportasi di Lombok kini semakin lengkap. Jumat, 1 Maret 2019, manajemen Blue Bird Lombok atau lebih dikenal sebagai Lombok Taksi, meluncurkan Transmover. Transmover merupakan unit kendaraan dengan tujuh kursi (7 seaters). Seremonial peluncuruan 25 unit transmover dihadiri Wakil Gubernur NTB DR Siti Rohmi Djalilah, Direktur Utama Blue Bird Group Andrianto Djokosoetono, Kadishub NTB, Lalu Bayu Windiya, juga segenap relasi penting Lombok Taksi, serta undangan lainnya.

Andrianto Djokosoetono menyebutkan, peluncuran unit transmover ini untuk menjawab kebutuhan pelanggan setia, masyarakat Lombok serta para wisatawan yang kunjungi Lombok.
“Momentum viralnya informasi tentang Lombok yang terpilih sebagai tuan rumah Moto GP, meski masih di dua tahun mendatang, menandakan Lombok itu istimewa. Untuk itu, kami menyediakan unit khusus ini. Tentu dengan harapan agar kebutuhan transportasi di Lombok semakin lengkap. Lombok akan menjadi semakin istimewa, karena standar tinggi layanan yang kami terapkan,” sebagian dari sambutan yang disampaikan Andrianto.

Dr. Siti Rohmi Djalilah sendiri menekankan pengalaman pribadinya, sering menggunakan jasa layanan Blue Bird (baca: Lombok Taksi).
“Beberapa kali saya berkegiatan di kota-kota besar di pulau Jawa, seringkali saya bertukar pikiran dengan para driver Blue Bird. Ini sebagian kecil contoh, bagaimana SDM di Blue Bird telah dipersiapkan dengan baik. Satu sisi, di Lombok sekali pun, sudah sangat mudah memesan layanan Lombok Taksi melalui aplikasi My Blue Bird. Semua kebutuhan pelanggan telah tersedia melalui fitur-fitur layanan di aplikasi ini. Praktis dan sangat membantu,” urai DR Siti Rohmi Djalilah dalam sambutannya.
Lalu Bayu Windia, Kadishub NTB, menyatakan harapan positifnya atas layanan transmover Lombok Taksi.
“Lombok sudah dikenal eksis sebagai destinasi wisata. Keberadaan moda transmover Lombok Taksi dengan tujuh kursi ini, akan menguatkan branding positif dari Blue Bird sendiri. Jadi, senada dengan yang disampaikan Ibu Wagub, driver Lombok Taksi akan kita dorong mendapatkan training-training khusus. Misal, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata NTB. Jadi, nanti masing-masing driver bisa mengenalkan destinasi-destinasi wisata terbaik Lombok,” demikian Lalu Bayu Windia.
Kembali ke Andrianto Djokosoetono, Dirut Blue Bird Group, kompetensi khusus terkait pariwisata Lombok diamininya sebagai satu tuntutan yang harus dijawab.
“Driver Blue Bird sudah dilengkapi skill-skill mendasar, utamanya untuk menjaga mutu standar layanan tinggi yang telah ada selama ini. Nah, khusus untuk transmover, ada pelatihan tambahan dengan driver unit sedan. Demikian juga untuk pariwisata, kami terbuka dengan adanya training spesifik untuk itu,” tutup Andrianto di sela wawancara dengan awak media.


Blue Bird Lombok atau Lombok Taksi, telah beroperasi sejak tahun 2001, terobosan baru layanan Avanza Transmover dengan tujuh kursi ini menyesuaikan tren penumpang di Lombok. Umumnya, saat mengantar atau menjemput keluarga di bandara serta transportasi lainnya, seringkali beramai-ramai bersama keluarga besar. Jenis kendaraan MPV (Multi Purpose Vehicle) di 25 unit transmover Lombok Taksi tentu saja menjadi solusi terbaik kebutuhan ini.
 Jadi.. dong ayo ke Lombok!!!

Jangan lupa tonton video launchingnya di sini ya guys

No comments:

Post a Comment